Keanekaragaman Gulma pada Perkebunan Teh Gambung, serta Kaitannya dengan Naungan dan Tahun Pangkas

Diversity of Weeds in Gambung Tea Plantation in Relation to Shade and Pruning Year

  • Ayu Rimonawasni Manalu Institut Teknologi Bandung
  • Ahmad Ghozali Ardiansyah Pusat Penelitian Teh dan Kina

Abstract

Keberadaan gulma pada perkebunan teh merupakan faktor penting yang memengaruhi produktivitas tanaman karena gulma bersaing dalam memperoleh cahaya, air, hara, serta berpotensi menjadi inang hama dan penyakit. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi tahun pangkas dan naungan tanaman teh terhadap komposisi serta keanekaragaman gulma di perkebunan teh Gambung, Pusat Penelitian Teh dan Kina. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang melibatkan dua faktor, yaitu kondisi naungan (dengan dan tanpa naungan) dan tahun pangkas (TP4 dan TP5). Data mikroklimat berupa intensitas cahaya, suhu, dan kelembapan diukur, sementara sensus gulma dilakukan dengan metode nested plot pada plot sampel untuk menghitung kerapatan, kerimbunan, frekuensi, dominansi, indeks nilai penting, dan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 33 spesies gulma dengan tingkat keanekaragaman sedang. Lahan tanpa naungan memiliki indeks keanekaragaman lebih tinggi dibandingkan dengan lahan bernaungan, dan TP5 cenderung memiliki keanekaragaman lebih tinggi daripada TP4. Spesies dominan yang ditemukan adalah Macrotyloma axillare pada TP4 dan Commelina benghalensis pada TP5. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi naungan dan tahun pangkas berpengaruh terhadap struktur komunitas gulma, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar pengelolaan gulma yang adaptif dan berkelanjutan di perkebunan teh.                                                                                                                        

Kata Kunci: Gulma; naungan; nested plot; Shannon-Wiener; tahun pangkas

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-06-10